PCM Baner

Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL

Cari

Translate

Saturday, April 23, 2011

Saat Air Mataku Menetes...

Saat Air Mataku Menetes...
Forward by: Bahar Udin

Pada bulan desember 2010 ketika saya berada di daerah yang di sebut kota kembang
(bandung) untuk untuk menemui pemimpin P2JJ bandung, dan saya iseng pergi ke
daerah sukajadi - Bandung menggunakan sepeda motor. Setelah berkeliling, terik
matahari begitu panas menyengat. Beberapa pori di kening mengeluarkan keringat
sebagai tanah bahwa siang itu memang terasa panas sekali.

Waktu mau mencari tempat untuk ber istirahat, saya berhenti sesaat untuk membeli
es cendol

yang kayanya cocok menjadi minuman di siang hari sebagai pelepas rasa haus.

Sambil duduk di kursi plastik yang disediakan oleh si penjual, saya perhatikan
ada dialog seorang Ibu pengemis dengan anaknya.

Sang Penyita Waktu Itu Bernama Facebook

Sang Penyita Waktu Itu Bernama Facebook
Oleh Silvani
Bunda… Facebook itu penting banget ya? Koq Bunda sering liat-liat Facebook?
Tersentak hatiku mendegar pertanyaan si sulung (7 tahun), Kuulangi lagi celoteh
anakku, sebegitu pentingnyakah Facebook hingga aku harus sering membukanya?
Kuakui sejak memiliki akun Facebook aku asyik ber-facebook-ria, update status,
memberikan comment, upload photo… Ah begitu banyak waktuku tersita untuk
Facebook. Kurenungi lagi semua… benarkah FB membawa manfaatkah untukku? 

Lebih sering mana antara membuka FB dengan membuka Al- Quran? Yaa Rabb…Ampuni
hamba-Mu yang lemah ini. Andaikan waktu yg kuhabiskan bersama FB kugunakan untuk
membaca Al- Quran, mentadaburinya, dan mengamalkannya… pastilah akan membawa
manfaat yang luar biasa untukku.
Saat kubuka kembali buku mutiara hadits, kutemukan sabdamu Ya Rasul SAW…
"Sesungguhnya Al-Quran ini merupakan perjamuan dari Allah di muka bumi. Maka
hendaklah kalian mengambil pelajaran dari perjamuan-Nya semampu
kalian.Sesungguhnya Al-Quran ini adalah tali Allah yang sangat kuat, cahaya yang
terang, dan obat yang bermanfaat. Ia merupakan pelindung bagi orang yang
berpegang teguh dengannya, penyelamat bagi orang yang mengikutinya, tidak pernah
bengkok, tidak pernah menyimpang, tidak pernah hilang segala keajaibannya, dan
tidak akan banyak mengundang kritikan. Hendaklah kalian selalu membaca Al-Quran
karena Allah akan memberi pahala kepada kalian karena membacanya, dengan setiap
huruf mendapatkan kebaikan. Demi Allah, aku tidak pernah mengatakan Alif Lam Mim
itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim saatu huruf."
Subhnallah, menetes air mata ini… aku ingin itu semua, ingin cahaya, obat,
pelindung dan penyelamat serta kebaikan untukku. Bisakah kuraih semua itu
…kurasakan rindu hati ini padamu Al-Quran… Kuteguhkan hati ini, aku ingin
termasuk orang-orang yang ahli membaca Al-Quran, kuniatkan meraih mahkota
kemenangan dari-MuYaa Rabb melalui Al-Quran…
Sore itu kupanggil anakku, kupeluk dan kubisikkan padanya, Facebook tidak
penting sayang, anak soleh Bunda jauh lebih penting dari Facebook, kulihat
senyum di bibirnya, Terimakasih Nak untuk selalu mengingatkan Bunda… 

Wednesday, April 13, 2011

Bertaubat dari Zina Mata Mengantarnya Ke Surga

Bertaubat dari Zina Mata Mengantarnya Ke Surga
Written By Admin BeDa on Selasa, 12 April 2011 | 12:00
Sumber: http://muchlisin.blogspot.com/2011/04/bertaubat-dari-zina-mata-mengantarnya.html

Sesungguhnya, ia tak sengaja. Waktu itu ada misi yang harus dikerjakannya.
Kesalahannya –kalau boleh dibilang begitu- hanya satu; ia tidak konsentrasi.
Ia menoleh ke arah lain. Mengarahkan pandangannya ke rumah di kota itu;
Madinah.

Ia tengah menjalankan tugas dari Rasulullah SAW untuk suatu keperluan. Di
tengah jalan, "bencana" datang menyapanya. Sewaktu melayangkan pandang ke
salah satu rumah yang tidak tertutup pintunya, terlihatlah olehnya wanita
yang sedang mandi. Mungkin hanya dalam hitungan detik, bukan menit.