PCM Baner

Download GRATIS PDF dan 3 Video Kaya dari Properti TANPA MODAL

Cari

Translate

Saturday, March 05, 2011

KETAHANAN FINANSIAL

KETAHANAN FINANSIAL
Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuhu,
Alhamdulillah wa solatu wa salamu wa barik 'alaa nabiyina wa rasulina Muhammad SAW wa 'alaa alihi wa ajwajihi wa duriyatihi wa sohbihi wa umatihi ajma'in ama ba'du;
Akhukumfillah yang dirahmati Allah SWT,
Kita acap kali mendengar istilah ketahanan pangan, ketahanan sosial, ketahanan penyakit, ketahanan mental, ketahanan moral dan ketahanan-ketahanan lainnya. Pernahkah kita mendengar istilah ketahanan finansial? Terutama ketahanan finansial diri dan keluarga kita sendiri? Kata Finansial sering dikaitkan dengan keuangan dan ekonomi. Ketahanan finansial diri dan keluarga mungkin bisa didefinisikan sebagai berapa kuat dan berapa lama daya tahan diri dan keluarga kita terhadap gejolak finansial/keuangan/ekonomi yang sedang terjadi atau dihadapi oleh diri dan keluarga kita.
Misalkan setiap bulan diri atau keluarga kita mendapatkan kekuatan finansial dari penghasilan setiap bulan baik suami atau istri bekerja sebagai karyawan atau berusaha sebagai pengusaha. Jika tiba-tiba penghasilan tersebut berkurang atau hilang dikarenakan oleh PHK, sakit/cacat total seumur hidup, kerugian usaha, penipuan, bangkrut  bahkan meninggal dunia. Apakah kondisi tersebut mempengaruhi kekuatan dan daya tahan finansial diri dan keluarga kita? Jika jawabannya "tidak", pertanyaan selanjutnya adalah berapa lama? Jika jawabanya 1 tahun, maka bisa disimpulkan bahwa ketahanan finansial diri dan keluarga kita adalah kuat/tahan selama 1 tahun. Bagaimana setelah itu? Harus dicari solusi untuk menambah dan memperpanjang kekuatan/daya tahan finansial diri dan keluarga kita.
Contoh lain adalah yang sering terjadi namun tidak pernah kita hiraukan. Inflasi karena kenaikan harga, pajak dan bunga pinjaman. Ketika kita membeli susu formula atau pertumbuhan untuk anak-anak kita, ternyata harga hari ini lebih tinggi 25% jika dibandingkan dengan harga kemarin, minggu lalu atau sebulan yang lalu. Jika kita tetap membeli susu tersebut maka bisa dikatakan ketahanan finansial diri dan keluarga kita kuat/tahan terhadap inflasi susu formula atau pertumbuhan tersebut. Tetapi untuk berapa lama? Sebulan? Tiga bulan? Enam bulan? Setahun? Begitu pula dengan produk-produk kebutuhan rumah tangga yang lain.
Bagaimana cara agar diri dan keluarga kita memiliki ketahanan finansial? Berikut beberapa tip yang dapat membantu kita meningkatkan ketahanan finansial diri dan keluarga kita.
1.    Membuat perencanaan keuangan.
2.    Melakukan penghematan biaya sehingga setiap bulan ada sisa penghasilan bersih (minimal 10%)
3.    Menabung dengan membuka rekening tabungan atau deposito berjangka di bank syariah.
4.    Membeli produk takaful asuransi jiwa murni untuk menutupi target rencana keuangan.
5. Menambah pengetahuan mengenai keuangan keluarga dan investasi untuk meningkatkan kecerdasan financial diri dan keluarga kita
6.  Membeli produk-produk investasi mulai dari reksadana, sukuk, saham, emas murni, tanah dan instrument investasi lainnya.
7.    Menambah pengetahuan mengenai bisnis
8.    Merintis bisnis sendiri baik online maupun offline tanpa modal atau patungan.
9. Memperkuat bisnis sendiri sehingga menjadi sumber penghasilan utama dan pensiun dari karyawan.
10. Meningkatkan kapasita bisnis sendiri untuk bertumbuh dan berkembang pesat untuk menjadi perusahaan terbuka (Go Public).
Demikian artikel singkat dari kami mohon maaf jika ada kata-kata yang salah dan kurang berkenan. Kami mohon kritik dan saran yang membangun untuk menyempurnaan artikel ini. Semoga bermanfat.....

Jazakum Allah khair,
Ila liqo, billahi taufiq wal hidayah,
Wassalamu'alaykum WR WB,

Maulana Pribadi, SE